[REVIEW NOOMIC] THE SHY-Aku Melihatmu Apa Kamu Melihatku?

foto1102

 Penulis              : Triani Retno A.

Penerbit             : Anak Kita

Komikus            : Didit Sasono

Penyunting       : Ratna Kusumastuti

Proofreader      : Juliagar R. N, Sudarma Sopian

Penata Letak    : Didit Sasono

Desain Kover    : Didit Sasono & Budi Setiawan

Tahun Terbit     : 2014

Tebal                 : vii+112 hlm; 13×19 cm

ISBN                  : 602-286-019-9

Rating                : 3,5 dari 5 bintang

Kamu lihat gadis berseragam lusuh itu? Ia datang menghampiri kerumunan temanku yang mulai menceritakan kisah hantu di rumah masing-masing. Tak ada yang menyadari keberadaannya… dan senyum mengembang di bibir gadis asing berkulit seputih kertas itu.

Tak lama kemudian, dua sosok asing lainnya pun muncul, ikut mendengarkan obrolan teman-temanku dengan tenang… dan salah satu di antara mereka, sepertinya sudah ratusan tahun taak menyisir rambut.

***

(Sejenis) Daftar Isi :

THE SHY

1.

Rumah nomor 38

Bangunan angker tak selalu bernomor 13. Rumah angker di kompleksku bukan nomor 13, tetapi nomor 38. Oh, kamu sudah tahu? Mungkin rumahmu juga nomor 38.

2.

The Shy

Jin pemalu? Aneh, tapi itu yang kulihat. Ia tak pernah menakut-nakuti orang.

3.

Namaku Fayla

Aku tak mengerti mengapa teman-temanku mengatakan kelas kami angker. Mereka tak pernah berani datang sendiri ke kelas di pagi hari. Mereka selalu datang beramai-ramai. Mereka pun langsung meninggalkan kelas ketika jam pulang sekolah tiba.

4.

Sleeping Girl

Aku tak peduli teman-teman menjulukiku si tukang tidur alias sleeping girl. Mereka tak tahu, aku memilih tidur daripada melihat peristiwa-peristiwa menyeramkan diputar di depan mataku.

5.

Kuntum-Kuntum Mawar

Malam menjelang pameran seni rupa, aku dan teman-teman panitia terpaksa mendekorasi aula sekolah sampai malam. Kami menggunakan banyak bunga untuk dekorasi, sedikit pun tak teringan pada cerita seram “gadis-gadis pembawa bunga” yang pernah dilihat masuk ke sekolahku.

6.

Garis Batas Dimensi

Seharusnya ada batas yang tak bisa dilampaui oleh makjluk yang berbeda dunia. Namun, aku terpaksa menerima kenyataan ada makhluk alam lain yang bersikeras ingin berteman denganku…

7.

Sang Pengawal

Tanpa kusadari, hal-hal buruk selalu terjadi pada orang-orang yang menyakiti dan mengecewakan aku.

Hiiii… serem nggak? Noomic alias novel comic ini disajikan memang untuk cerita misteri anak 😀

Bahasanya bener-bener ringan banget kok. Alur ceritanya juga seru dan nggak ngebosenin walau pun ceritanya pendek-pendek.

Buktinya, adik aku yang baru pake putih-biru itu tuh, suka sama buku ini. Padahal, seumur-umur dia nggak pernah suka sama buku fiksi selain komik (itu juga jarang). Hehe eh alhamdulillahnya ya ini disajikannya novel+komik. 😀 jadi si komiknya berperan sebagai pembantu daya khayal si anak supaya lebih mudah membayangkan si ‘hantu’. Tapi buat orang tuanya ngga usah khawatir, hantunya ngga yang macem-macem kayak di film-film dewasa kok.. ini hantunya anak-anak hehe

Lucu juga teh Triani bikin konsep Noomic gini. Unik juga soalnya tentang hantu-hantu gitu hhehe 😀

Aku kasih 3,5 bintang untuk bukunya… adik aku nitip 5 bintang katanya (maap ya teh, soalnya kan ini cocoknya buat anak-anak nih hehe) 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s